Agen Casino online – Ketika Media Spanyol Bikin Alves Meradang

Agen Casino online - Ketika Media Spanyol Bikin Alves Meradang

Agen Casino online – Ketika Media Spanyol Bikin Alves Meradang

Agen Casino online - Ketika Media Spanyol Bikin Alves Meradang

Agen Casino Sbobet Astonbet.co – Berita Bola, Barcelona – Bek Barcelona Dani Alves geram terhadap media-media Spanyol terkait pemberitaan laga melawan Espanyol. Barca mengkritik si pemain, tapi Alves menuntut rasa hormat dari media.

Rasa gusar pemain Brasil itu diluapkan ke dalam Instagram pada Jumat (8/1). Alves tidak senang dengan reaksi media-media setempat terhadap insiden Derby Catalan dalam Copa del Rey. Di pertandingan itu sendiri, terjadi konfrontasi di dalam dan di luar lapangan yang pada akhirnya membuat Luis Suarez dijatuhi hukuman larangan bertanding di dua laga.

“Puta basura [f****** rubbish]. Kami adalah obyek yang digunakan oleh pers untuk keuntungan mereka, agar mereka bisa menjual banyak koran,” tulis dia.

Barcelona langsung menanggapi omelan Alves tersebut. Dalam pernyataan resminya, Blaugrana memastikan komentar Alves itu bersifat pribadi, tidak mewakili pandangan klub.

“Pemain FC Barcelona Dani Alves pada hari ini mengeluarkan pesan yang sangat mengkritik media di Instagram. Dia juga menggunakan kata-kata ofensif untuk mewakili ekspresinya. Di luar opini-opini itu, di mana pemain punya kebebasan untuk berekspresi, FC Barcelona merasa perlu mengklarifikasi bahwa klub tidak berbagi pandangan dengan si pemain atau membenarkan bahasa ofensif yang digunakan,” bunyi keterangan resmi Barcelona.

Setelah Barcelona mengalahkan Granada 4-0, Sabtu (9/1), Alves mengaku tidak marah dengan siapapun. “Aku tidak marah kepada siapapun. Aku hanya memiliki opiniku untuk diekspresikan, dan aku ingin Anda [media] menghormatiku.”

“Anda semestinya berbicara lebih banyak tentang sepakbola dan lebih sedikit berbicara tentang hal-hal yang tidak seharusnya Anda bicarakan,” lanjut Alves di Soccer Way.

“Kita melakoni profesi yang berisiko, dan sangat penting bahwa kita tidak seharusnya membicarakan kontroversi-kontroversi tertentu.”